BURSA CALON PRESIDEN INDONESIA 2014

CAPRES

BURSA CALON PRESIDEN INDONESIA 2014

Tidak lama lagi bangsa Indonesia kembali akan diramaikan dengan pesta demokrasi 5 tahunan tepatnya di bulan april 2014, “PILPRES” yang sudah barang tentu akan menyedot perhatian masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan pemimpin bangsa ini, Negara Republik Indonesia yang sama-sama kita cintai, walaupun pada kenyataannya rakyat selama ini hanya jadi korban janji-janji dan nyaris tidak pernah ikut merasakan gegap gempitanya kekuasaan dan jabatan yang seharusnya dipegang dengan amanah oleh pemimpin plus lembaga eksekutif sebagai pengelola negara atau anggota legislatif terpilih yang seharusnya menjadi saluran aspirasi rakyat indonesia dan memperjuangkan apa yang menjadi keinginan masyarakat “hidup sejahtera cukup sandang pangan dan papan”.

Pemimpin yang diharapkan adalah yang benar-benar mengerti, mampu memahami mengerti dan memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyakat saat ini,  dan menjadikan kekuasaan serta jabatannya untuk kebaikan dan kemaslahatan bagi rakyat yang telah memilih dan mendudukannya sebagai pemimpin bangsa ini.

Melihat bursa calon presiden Indonesia yang beredar melalui berbagai poling yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei, mungkin rakyat Indonesia patut bersedih bahkan kecewa, karena nama-nama yang muncul masih di dominasi muka-muka lama seperti al;

                            WIRANTO
Wiranto calon presiden yang dusung partainya “HANURA”

Kini wajahnya sering wira-wiri ditelevisi setelah menggaet pengusaha yang mempunyai beberapa beberapa stasiun telivisi sebagai wakilnya dalam PILPRES 2014, ternyata cukup efektif, popularitasnya terangkat sampai sejauh ini, walaupun belum cukup segnifikan, dan belum mampu menyaingi kompetitornya seperti megawati PDIP, atau Prabowo dari Gerindra.

                         ARB
ARB Ket.Umum Gokar sekaligus Capres dari Golkar

ARB, salah satu kandidat presiden yang juga sekaligus ketua umum dari partai yang menjadi warisan Orde Baru dan pernah berkusa kurang lebih 32 tahun, beliau adalah juga pengusaha sukses dan memiliki dua stasiun telivisi swasta yang cukup di kenal di negri ini, sehubungan dengan itu beliaupun sangat rajin tampil dengan iklan-iklannya yang durasinya cukup lama untuk ukuran sebuah iklan, hasilnya tentu ada, namun belum terlihat signifikan.

Nama-nama lama yang terus berkompetisi, dan berusaha menebar pesona melalui pencitraan yang yang divisualisasikan melalui iklan-iklan ditelivisi, apakah akan mampu menarik simpatik masyarakat, diharapkan masyarakat indonesia akan lebih cerdas dalam memilih dan tidak cepat terhasut oleh janji-janji disampaikan, karena memang masyarakat indonesia membutuhkan bukti daripada sekedar janji-janji retorika.

Inilah nama-nama lama yang berkompetisi untuk PILPRES 2014, yang dianggap cukup memiliki dukungan.

  1. Prabowo Subianto
  2. Megawati Soekarnoputri
  3. Wiranto
  4. Abu Rizal Bakri “ARB”

Disamping nama-nama lama di atas, ternyata di luar dugaan, ada nama baru yang muncul dan langsung mendapat simpati masyarakat indonesia sebut saja Jokowi (Gubernur DKI Jakarta), Dahlan Iskan (Mentri BUMN), Mahfud MD (mantan Ketua Mahkamah Konstitusi), Gita Wiriawan (Mentri Perdagangan) dan Raja Dangdut (Rhoma Irama).

Ada yang cukup mengejutkan dari munculnya beberapa nama baru ini, dari beberapa ssurvey yang dilakukan oleh lembaga survey muncul mengalahkan popularitas nama-nama lama, kehadirannya selalu menarik perhatian masyarakat terutama menengah ke bawah dia adalah “Jokowi” (Gubernur DKI Jakarta) mantan walikota solo yang diusung PDIP, apa yang dilakukannya dengan istilah “Blusukan” telah menempatkan seorang Jokowi di hati masyarakat.

JOKOWI
Jokowi, Gubernur DKI Jakarta

Perawakannya yang kurus dan selalu tampil sederhana, dekat dengan masyarakat, menjalin komunikasi dengan baik dan mau mendengarkan apa yang dikeluhkan masyarakat sehingga menghilangkan kesan “pejabat yang selalu ingin dilayani” lalu merubahnya menjadi pejabat yang selalu melayani masyarakat, turun kebawah melihat permasalahan dan memberikan solusi, inilah kunci dan buah dari hasil metode sederhana yang diterapkan Jokowi, tentunya ditunjang dengan sikap jujur, tegas dan berani, serta yang tidak kalah penting bahkan menjadi kesuksessan Jokowi adalah menghapus budaya “WANI PIRO” yang sudah begitu mengakar dan membudaya dikalangan para pejabat publik dari berbagai lini dan tingkatan.

Apakah nama-nama baru CAPRES yang lain mempunyai basis kekuatan, jawabannya tentu “ya”,  karena mereka didukung oleh partai yang mengusungnya seperti si ‘Raja Dangdut” Rhoma Irama yang sdh digadang-gadang oleh PKB, sementara Dahlan Iskan, Mahfud MD, Gita Wiriawan, tentunya mereka masih berusaha mencari kendaraan Partai yang mengusungnya sebagai basis kekuatan pemilih yang diharapkan.

Adakah calon alternatif yang lain…?

                    CALON ALTERNATIF

Kader PKS yang diharapkan dapat meramaikan kompetisi PILPRES 2014.

Gubernur Jawa Barat “Ahmad Heryawan” yang terpilih kembali adalah sosok pemimpin yang juga dianggap berhasil, membawa Jawa Barat lebih maju, pembawaannya yang tenang, sederhana dan jujur.

Anis Mata “presiden PKS” masih belum menampakkan prestasi yang bisa mengangkatnya ke level yang lebih atas.

Hidayat Nur Wahid, mantan Ketua MPR, dengan pembawaan yang tenang dan cukup membawa lembaga tertinggi negara MPR di segani, tegas dalam berbicara, tenang dan jujur.

Sebenarnya bangsa kita tidak kekurangan calon pemimpin dari generasi muda yang potensinya tidak diragukan dan mendapat pengakuan baik nasional maupun didunia internasional, seperti “Anis Baswedan” rektor universitas Paramadina, secara intelektual, integritas dan skill leadership yang cukup mumpuni, tapi pertanyaannya adalah… apakah masyarakat indonesia mampu menjadi masyarakat yang cerdas, sehingga tidak mudah dikelabui oleh janji-janji dan yang paling krusial adalah masyarakat indonesia menginginkan adanya perubahan, sehingga tidak salah memilih dan menentukan kepada siapa negri yang kita cintai ini kita serahkan pengelolaannya.

                        tulisan korupto

Jadilah pemilih yang cerdas, dan menolak segala bentuk suap…. termasuk suap untuk suara anda, bangsa ini sudah terlalu ramai dengan pejabat, politisi dan penegak hukum yang KORUP,  yang mendahulukan kepentingan pribadi dan kelompok di atas kepentingan bangsa ini.

memilih

Pemimpin yang baik adalah mau melayani bukan dilayani dan siap turun kebawah melakukan komunikasi serta mendengarkan keluh kesah rakyat secara langsung, hal ini telah terbukti efektif, membangun kedekatan yang natural lalu memecahkan masalah dengan cepat, jujur, amanah, tegas, berani serta jauh dari mental budaya “WANI PIRO”

Kerinduan rakyat Indonesia akan lahirnya pemimpin bangsa yang, jujur, adil dan tegas adalah bukan hal yang muluk, bagaimana bangsa ini terpuruk karena ulah serta prilaku para pemimpin dan pejabatnya hanya memperkaya diri dan kelompoknya saja, baik pejabat eksekutif maupun legislatif semua beramai-ramai melakukan KORUPSI…!!!

setiap hari kita disuguhkan berita tentang pejabat publik atau wakil rakyat yang melakukan KORUPSI, sebagai rakyat kecil kita hanya bisa mengumpat dan berharap kelak bangsa ini dipimpin oleh pemimpin yang beraklaq, amanah dan berani memberantas KORUPSI, bukan hanya dalam iklan tapi pada kenyataan.

Namun sebagai rakyat kita harus tetap optimis dan selalu berharap kelak muncul pemimpin yang benar-benar pemimpin, walaupun nama-nama yang selalu muncul dalam poling selalu di monopoli wajah-wajah lama, yang tentunya mempunyai masalah dimasa lalu, tetapi paling tidak kita masih bisa berharap dengan munculnya nama-nama seperti, Mahfud MD, Jokowi dan Dahlan Iskan, Ahmad Heryawan, Hidayat Nurwahid  yang telah memberikan warna yang berbeda bila dibandingkan dengan muka-muka lama, karakter yang sederhana, berani, dekat dengan rakyat dan telah membuktikan pada negara tercinta Indonesia ketika mereka memegang amanah yang diberikan, prilaku dan sepak terjangnya tidak mengindikasikan mereka orang-orang yang hanya bisa memperkaya diri bahkan  sebaliknya mereka telah membuktikan pada masyarakat Indonesia bahwa dengan kejujuran telah membawa mereka lekat dengan hati rakyat.

Heri Kaendo

2 Komentar

Filed under opini

2 responses to “BURSA CALON PRESIDEN INDONESIA 2014

  1. Anonim

    prabwo calon ri1 setelah sby

  2. Ya… bila anda yakin dengan pilihan anda… dia adalah sosok yang jujur, tegas dan berani…. why NOT…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s