Pojok opini

angieoh..angie….

Angelina Sondakh, wanita berdarah menado mantan putri Indonesia yang akrab di sapa angie itu matanya berkaca-kaca saat hakim TIPIKOR membacakan putusannya dalam perkara korupsi wisma atlit “Hambalang” Kemenpora dan juga Kemendiknas, janda almarhum adji masaid itu diganjar hukuman 4 tahun 6 bulan penjara, dan denda 250 juta rupiah, cukup mengejutkan karena biasanya putusan atau vonis hakim TIPIKOR selalu memberi dua pertiga dari tuntutan jaksa, tapi kali ini putusan yang diberikan untuk janda cantik mantan istri adji masaid ini, hanya sepertiga dari tuntutan jaksa yang menuntutnya 12 tahun penjara, luar biasa hakim yang memutuskan putusan ini, sampai-sampai fakta2 hukum yang membuktikan kalau angie bersalah dan melakukan tindak pidana korupsi yang terbukti telah merugikan negara hanya diganjar 4 tahun 6 bulan, sungguh diluar dugaan tapi inilah kenyataannya bagaimana wajah hukum indonesia yang hanya ” tajam kebawah tapi tumpul ke atas”.

Wanita cantik politisi partai berkuasa (Demokrat) yang pernah duduk di komisi X DPR.RI, terlihat lebih tenang dengan didampingi pengacaranya Nasaruddin/pakar hukum pidana, dia mengatakan “akan mengkaji putusan hakim yang jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntutnya 12 tahun penjara” untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, naik banding atau menerima putusan yang yelah dibacakan.

Hampir satu tahun janda adjie masaid itu mengikuti proses persidangan, dan selama itu pula banyak isu yang tak sedap berhembus, didalam persidangan angie mantan putri indonesia itu kerap kali menangis akibat tekanan psikologis yang begitu berat dirasakan, tapi angie tetap tidak mau mengungkap siapa dalang dibalik hambalang, sebagai wanita dan ibu dari 3 anak memang bukan hal yang ringan harus membagi perhatian untuk fokus menghadapi kasus korupsi dan selalu memantau perkembangan dari anak-anaknya.

“saya tidak mau bicara politik, saya tidak mau ada korban lagi akibat sistem politik yang berjalan selama ini di DPR khususnya dibadan anggaran, saya hanya korban dari sistem itu” , begitu yang di ungkapan wanita berkulit putih berdarah menado yang dulu dikenal artis yang cerdas dan menyandang gelar S2, tapi angie berkelit jika dikatakan kalau dia adalah pion yang dikorbankan, “saya hanya korban politik” begitu katanya berkali…kali, saya tidak mau mefitnah dan menuduh orang atau siapapun, selalu kata-kata itu yang meluncur.

Angie….angie beutiful girl itu sepenggal syair dari lagunya Rooling Stones tahun ’75an, “apa yang kau dapat dari demokrat, ko’ bisa pat..pat gulipat dan menutup rapat”, tapi itulah Angelina Sondakh yang selalu tampil jelita dengan langkah-langkah kakinya yang menawan walaupun didalam persidangan TIPIKOR, dia berjanji akan membongkar sistem di badan anggaran DPR.RI, setelah dia mengaku menjadi korban dari sistem tsb.., kami menunggumu angie bahkan akan lebih berarti dan memperbaiki citramu jika mantan putri indonesia ini bersedia menjadi “Justice Colabolator” lalu membongkar semua kebusukan yang terjadi di badan anggraran DPR.RI.

Model yang bermain dalam iklan anti korupsi dari partai berkuasa ini familiar dengan slogan “KATAKAN TIDAK PADA KORUPSI…!!!”, WOW… ternyata kita harus koprol melihat kenyataan yang terbalik, seorang ratu kecantikan “putri Indonesia” kini bergelar “Ratu Korupsi”.

angie..oh..angie…

2 Komentar

Filed under opini

2 responses to “Pojok opini

  1. Ya yang teringat tentang angie adalah iklannya partai Demokrat Katakan tidak . Kenapa orang seperti angie mau melakukan hal seperti itu ya. Apa motif sebenarnya ? kenapa iya mau melakukan hal tersebut. Entahlah

    • Politik itu kejam…tidak ada teman abadi dalam politik , yang ada hanya kepentingan abadi… angie terjebak dalam dunia politik yang akhirnya dia harus ikuti dan nikmati irama politik dan hasilnya dia terjerembab… beruntung vonis yang diterima hanya sepertiga tuntutan jaksa… itupun karena campur tangan politik sehingga tidak memenuhi keadilan masyarakat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s