rajawali

puisiku bukan puisi

puisiku tak selalu mencari arti,
ini semburan dari ruang hati yang sesak
tak usahlah lelah untuk memahami
biarlah…………..
layaknya air laut menguap membentuk awan
dan awan luruh kemudian hujan

puisiku bukan puisi
ini kata yang menyemburat dari lubang dada yang tersumbat
terjerembab mencari makna
lelah terkapar
menggelepar
dibelantara kebodohan
gaung nyanyian bersaut, sumbang
memekakan telinga
kubayangkan saja rajawali
kepakan sayap membelah cakrawala
terbang jauh temukan persinggahan

puisiku bukan puisi
ini hanya kata yang meluncur
lalu lebur, lenyap dalam senyap
tak perlu kerutkan dahi mencari arti

2 Komentar

Filed under Puisi

2 responses to “

  1. Hehehe.., sama Mas. Puisiku juga bukan puisi.🙂

    Apapun namanya, mari kita terus berkarya senatural mungkin tanpa koma apalagi titik.
    Lanjutkan.:mrgreen:

  2. exbunderan "Syair Malam"

    terima kasih sang bayang…………… saya hanya perlu media untuk berekspresi supaya lapang dada ini…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s