PUISI “WAKTU”

PUISI “WAKTU” 2

Waktu
manakala aku terlelap atau terjaga
didasar samudra atau di puncak himalaya……….
Waktu
tidak akan pernah menunggu, karena
Waktu
tak akan berhenti, berjalan pasti, lalu
meninggalkan berbagai lembaran kisah
Waktu
tak akan pernah mau tau…
aku bersyukur dan bersujud atau ku tinggalkan Rabb’ku
Waktu
akan tetap berjalan mengurangi jatah usiaku
aku, memaknainya atau tidak…!!!
Waktu
tak perdulikan itu…….
bersama tarikan setiap nafas
bersama detak jantung
Waktu
akan terus berlalu, meninggalkan cerita yang ber beda2
merayap pasti, menciptakan masa lalu
Waktu
tak akan pernah kembali
dan tidak satu manusiapun dapat membeli
Waktu
dia mengejarmu, mengejarku sampai habis jatah kehidupanmu juga kekehidupanku
tak satu pun dapat memperlambat atau mempercepat apalagi menghentikan
Waktu
saat kita terbangun pada dua pertiga malam dan
di keheningan, bersujud dengan butiran air suci yang menetes
di atas sajadah yang usang..
Waktu
menjadi saksi , kecintaan makhluq pada Sang Khaliq
pada kasih “Rabb” semesta alam yang Maha Rahim, dan
Waktu
akan memberikan bukti, ketika khianat terjadi…!!!
tidak ada tempat berlari atau bersembunyi
Waktu
terus memburu seperti peluru
melesat tepat pada yang dituju
saat tiba waktuku…waktumu….waktu setiap makhluq

Demi Waktu, Sesungguhnya manusia dalam keadaan yang merugi, kecuali
mereka yang beriman dan yang selalu saling menasehati
dalam hal kebaikan dan kesabaran…. (Fiman Allah dalam Al’Quran)

Tinggalkan komentar

Filed under Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s