Tragedi Bintaro Terulang lagi…..

Tragedi Bintaro Terulang Lagi….

Apa kabar kereta yang terkapar di senin pagi
digerbongmu banyak orsng yang mati,
hancurkan mimpi bawa kisah…
air mata…air mata
(sepenggal syair Tragedi Bintaro “Iwan Fals)

Air mata itu kembali membasahi tanah Bintaro, kira-kira pada pukul 11.20 wib, hari senin, tanggal 09-12-2013, kendaraan truk pengangkut BBM, menerobos lintasan kereta api Bintaro, dan dalam hitungan detik, BOM….MMM.. kereta api jurusan tanah abang serpong yang melintas dengan cepat menghantam truk yang dibawa oleh pengemudi tidak disiplin,  dan seketika itupun ledakan tejadi “duarrr..rrrrr….rrr”.

api membumbung tinggi dari kendaraan pengangkut BBM yang terbakar, diiringi teriakan dan jeritan kepanikan dari gerbong depan yang terguling dengan penumpang para wanita, “tolong…tolong…tolong jeritan itu terdengat sayup diantara gemericik api,  para wanita itu meronta, berusaha keluar…namun pintu otamatis tak dapat dibuka …malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih..mereka terjebak di dalam gerbong, yang pasti terasa sangat panas akibat api yang berkobar-kobar dari kendaraan yang terbakar”.

Para penumpang wanita itupun dengan sisa tenaga mencoba memecahkan jendela dengan alat seadanya… sia-sia tenaga mereka terkuras..dan semakin melemah, masyarakat berdatangan dan berusaha memecahkan jendela, ” ptar..rrr..tarr,, kaca berhamburan pecah, penumpang yang rata2 wanita itupun dievakuasi, namun ada korban berjatuhan karena terbakar api yang panas.

Saya mencoba mengingat kebelakang, ada dua kejadian yang begitu melekat dalam ingatan saya, pertama peristiwa pada tanggal 19 oktober tahun 1987,kejadiannya kurang lebih pkl.07 pagi saat itu kereta api bertabrakan dengan kereta lainnya yang berlawanan arah, pada saat itu saya terlibat dalam mengevakuasi korban sebelum TIM SAR datang.

Yang kedua adalah kejadian pada tanggal 25 Nofember tahun 2003, bertepatan dengan hari raya Idul Fitri, kira-kira pukul 11 siang. sebuah kendaraan bis metro mini S.71, jurusan Kodam bintaro Blok M, dihantam kereta api tepat di bagian belakang, 1 meninggal dunia belasan luka parah dan ringan, pada kejadian ini 9 orang korban adalah keluarga saya, termasuk korban tewas.

tabrakan 87 Tabrakan kereta api 10’87 (Tim Sar mengevakuasi korban2 yang banyak terjepit.

Kejadian yang sangat mengejutkan adalah peristiwa 26 tahun yang lalu atau tepatnya 19 oktober 1987, saat itu pagi saya kebetulan sedang minum kopi, tiba-tiba terdengar ledakan sangat keras dari arah pasar Bintaro “glegaarr..rrrr…” suaranya begitu keras seperti benturan 2 logam beradu sangat kuat, seketika saya kaget dan terperanjat….”Astagfirullah al adzim….Masya Allah… saya langsung lari keluar dan para tetanggapun berhamburan”, lokasi komplek perumahan kami kebetulan tidak jauh dari pasar bintaro… saat itu riuh rendah semua kaget… “ledakan apa itu ya…”, ramailah warga berkumpul… menebak-nebak suara ledakan itu, sementara saya yang diliputi penasaran langsung menuju TKP bersama seorang teman, berlari kearah sumber ledakan, dan sesampai dilokasi Masya Allah…pemandangan yang saya dapatkan begitu mengerikan, kebetulan belum banyak orang di TKP….,jeritan, isak tangis bersahutan, teriakan orang minta tolong memecah keheningan… tolong..tolong saya terjepit.. orang yang selamat berlarian panik, mayat-mayat bergelimpangan bersimbah darah…. potongan2 tubuh ada yang terlepas dan terpental jauh dari tubuhnya.

Sejenak saya tak dapat berkata-kata… sampai akhirnya saya tersadar …ya…Allah ya..Robb….berikan hambamu kekuatan.. saya lansung mencoba ikut menolong… ada kepala yang terputus dari tubuhnya, kaki dan tangan terlepas…Masya Alah bau amis darah dan daging manusia bercampur…mayat manusia seperti…maaf saya tidak tega menulisnya, saya bersama penduduk mencoba mengangkat mayat2 yang dapat diangkat untuk dibawa ke balai rakyat… ratusan mayat bergelimpangan…”gerbong satu dan dua yang padat penumpang mungkin tidak lebih dari 10 orang yang selamat, gerbong satu mayat hancur…
Ada kejadian yang sangat melekat di benak saya…begini “ketika TIM SAR datang maka seluruh rvakuasi diambil alih oleh regu penolong tersebut, saya bersama teman komplek yang menemani dan ikut menolong kembali pulang untuk membersihkan diri”, tubuh sudah bau amis darah dan daging manusia.

Teman saya ini kebetulan tinggal bersama bude’nya di komplek HANKAM dimana kami tinggal, ketika malam harinya saya beretmu dia lagi, untuk bercerita pada kawan2 yang lain..dia mendekati saya dan berbicara, begini katanya ” Mas..saya merasa sampai sekarang badan  masih bau amis darah dan dging manusia…padahal saya sdh mencuci dengan sabun berulang-ulang tapi baunya tidak mau hilang,  sampai tidak tahan, dan selalu ter bayang-bayang…. mungkin lusa saya akan pulang ke jawa untuk menenangkan diri”, sebenarnya apa yang temansaya alami, sama dengan apa yang rasakan.
Itu sepenggal kisah “Tragedi Bintaro” 10’87

korban kereta 2003 Istri dari keponakan dan anaknya korban yang berada dalam metromini (foto dokumentasi SCTV)

Kejadian yang lain adalah peristiwa “Idul fitri” 10’03
Setelah menikah saya tidak lagi tinggal di Komplek HANKAM Bintaro yang begitu banyak meninggalkan kenangan.
Pada saat itu saya tinggal di LA, Lenteng Agung maksudnya, mencoba menata keluarga sendiri, dan setiap 2 minngu sekali saya silaturahim ke Bintaro menyambangi kaka tertua yang sudah kami anggap orang tua, namun silaturahim kali ini bertepatan dengan Idul Fitri, semua keluarga kumpul di Bintaro  baik yang tinggal di jakarta, maupun yang menetap di bandung.
setelah selesai shollat Ied saya mengunjungi mertua yang kebetulan tinggal Lenteng agung juga, selesai bersilaturahim dengan keluarga mertua, seperti biasa mengajak istri untuk bersilaturahim kerumah kaka tertua saya di Bintaro, kami pun berangkat dan kira pkl. 10 atau 11, saya lupa… saya sampai di depan komplek perumahan yang dituju, baru saja kami sampai ada informasi,  baru saja ada peristiwa metro mini tertabrak kereta api, saat itu juga saya menuju TKP, bukan main kagetnya  begitu sampai di lokasi, ternyata beberapa korban yang di evakuasi saya mengenal dekat.. karena mereka keponakan, ada ipar juga dan anak dari keponakan (cucu), saya mencoba tenang…lalu segera membawa korban kerumah sakit terdekat, dan ternyata detelah di rumah sakit fatmawati diketahui korban meninggal adalah istri dari kerabat saya, mereka semua bertujuan mengunjungi kaka  tertua yang tinggal di Komplek HANKAM Bintaro dalam rangka silaturahim dan merayakan hari raya Idul Fitri, namun taqdir berkehendal lain mereka mengalami musibah yang sama sekali tidak di duga, itu semua adalah kehendak Allah.
” sepenggal kisah yang lain dari Tragedi Bintaro” 11/03

kereta bintaro foto peristiwa truk pengangkut BBM yang ditabrak KRL jurusan serpong -tanah abang akibat pengemudi yang tidak disiplin.

Dan kini saya dikagetkan dengan berita tertabraknya truk pengangkut BBM oleh Kereta api KRL jurusan Serpong-tanah abang, yang terjadi pada hari yang sama dengan peristiwa thn’87 (Senin, 09/12/2013).
Sampai saat tulisan ini saya buat korban meninggal sdh 6 0rang dalam keadaan hangus terbakar, ada kemungkinan terus bertambah krena banyak yang belum ditemukan.

Peristiwa di atas, adalah musibah yang dapat terjadi pada siapa saja namun sejatinya musibah atau kecelakaan dapat diminimalisir melalui usaha manusia dengan mengambil hikmah dan mempelajari penyebab dari musibah tersebut.

sejujurnya sudah hampir 10 tahun terakhir ini,  jalur Bintaro sangat padat, seiring pembangunan yang berkesinambungan, bedirinya kampus beberapa universitas, padatnya penduduk serta bertambahnya volume kendaraan tidak dimbangi dengan infrastruktur khususnya pelebaran jalan yang memadai pada lokasi2 yang bersinggungan dengan perlintasan kereta api.

Pos penjaga serta pintu perlintasan yang tidak layak, dan tentunya sikap tidak disiplin serta mental main serobot, tidak sabar dari pengemudi yang berani menerobos ketika lintasan sudah tertutup, ini semua penyebab terjadinya peristiwa yang berulang di Bintaro.

Semoga dengan kejadian ini akan menjadi hikmah, baik untuk PT.KAI, Pertamina (pengemudi), DISHUB Darat dan masyarakat pengguna jalan, sesunguhnya tidak ada yang menginginkan musibah ini terjadi, mungkin introspeksi dari semua masing2 pihak yang terlibat,  dan menjadikan ini sebuah pelajaran berharga dengan segera membuat solusi, untuk mencegah agar peristiwa Kereta maut ini tidak lagi terjadi seluruh indonesia dan khususnya di Bintaro yang sudah beberapa kali.

Tinggalkan komentar

Filed under umum, Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s