TANGAN DI ATAS LEBIH MULIA DARI PADA TANGAN DI BAWAH

tangan pengemis

TANGAN DI ATAS LEBIH MULIA DARI PADA TANGAN DI BAWAH

Begitu banyak kejadian dinegri kita yang terkadang membuat kita terperangah, dan bertanya dalam hati…”lho..ko..bisa ya..”, ya…bisa buktinya ada dalam berita, seperti kejadian belum lama ini tentang tertangkapnya 2 orang pengemis, setelah diadakan pemeriksaan ternyata didalam gerobak yang mereka bawa setiap hari, ditemukan uang 25.000.000 (dua puluh lima juta) cash.

pengemis 25jt
Dua orang pengemis yang ditangkap petugas sosial dan ternyata membawa uang dua puluh lima juta cash di dalam gerobaknya.

sebelum berita itu beredar luas, jauh sebelumnya ada satu tayangan acara di telivisi swaasta yang dipandu oleh seorang illusionis terkenal berkepala plontos , saat itu bintang tamunya pengemis, dalam acara talk show itu sang pembawa acara yang berkepala plontos tadi bertanya “berapa penghasilan anda rata-rata dalam sebulan dengan mengemis”, lalu dengan percaya diri sang pengemis yang masih terlihat muda dan bugar itu menjawab… “ya..kira-kira kurang lebih, 5 sampai 6 juta rupiah…” perbulan.

Sang pembawa acara yang illisionis itu, mengeritkan alisnya yang hitam dan bentuknya yang aneh .. sambil mengulang ucapan sang bintang tamu “lima sampai enam juta rupiah perbuulan…”, sambil tertawa kecil dia meneruskan pertanyaannya, “tapi apakah anda tidak malu mengemis …dan kenapa tidak mencari pekerjaan yang lebih baik daripada sekedar mengemis…?”
Apa jawaban sang bintang tamu pengemis itu cukup membuat saya terperangah…”ya…saya akan berhenti mengemis jika ada orang yang mau menerima saya bekerja dengan gajih seperti pendapatan saya mengemis…”, mati rabit…ini orang dalam hati saya… mana ada hari gini orang atau perusahaan yang mau memberi gaji sebesar itu dengan berbekal ijazah Sekolah Dasar tanpa pengalaman pula.

Sungguh hal yang aneh…. dimana pendapatan seorang pengemis menyamai gaji pegawai negri sipil golongan 4A, yang tentunya dengan pendidikan serendah-rendahnya S1 dengan masa kerja di atas 10 tahun, tapi itulah kenyataannya.

pengemis gaya
Seorang pengemis pun tidak mau ketinggalan informasi

Di dalam agama Islam kita sering mendengar sebuah hadist “tangan di atas itu lebih baik dan mulia dari pada tangan di bawah”, sepertinya hadist ini idak berlaku, sebenarnya ini merupakan tugas dari para ahli agama, atau para dai, untuk terus mensosialisasikan dan menerangkan bahwasanya Islam melarang mengemis.

Ada hal yang tidak kalah penting, bagaimana memahami dengan benar pada siapa seharusnya kita bersedeqah, sebagian golongan mengatakan memberi sedeqah pada siapa saja, jangan berfikir pada siapa kita memberi,sebahagian yang lain mengatakan berikan pada yang benar-benar berhaq tentunya bukan pengemis, karena berhaq disini maksudnya jelas, yang menerima itu tdk mempunyai kemampuan mencari nafkah karena alasan phisiq yang cacat dan dia tentunya menjalankan perintah Allah seperti shollat, puasa dll.

Melihat kejadian atau berkaca pada pengalaman di atas tentunya bukan berarti kita jadi takut bersedeqah, melainkan kita harus memberikan banntuan atau sedeqah pada mereka yang benar-benar berhaq dengan mengacu pada apa yang diperintahkan dan dicontohkan Rosulullah SAW, memberikannya pada yang berhaq, ayo jangan takut bersedeqah…

Heri SK

1 Komentar

Filed under opini

One response to “TANGAN DI ATAS LEBIH MULIA DARI PADA TANGAN DI BAWAH

  1. pendapat saya memberi yang paling baik adalah kepada orang yang sangat membutuhkan tetapi tidak meminta kepada siapapun, memang sangat sulit untuk menemukan hal demikian. namun bukan berarti tidak bisa
    Khalifah Umar telah menjalankannya dengan sangat baik, memikul sendiri karung gandum yang kemudian diberikan kepada keluarga yang sangat membutuhkan namun tak pernah jatuh dalam posisi meminta-minta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s