Teroris dan BOM Hadiah (I) Awal Tahun 2014

                 a.bom waktu

Teroris dan BOM Hadiah (I) Awal Tahun 2014

Mengawali tahun 2014, masyarakat Indnesia diberi hadiah kejutan dengan berita penggerebegan Teroris di kampung sawah ciputat.

Densus’88 yang terlibat adu tembak di malam pergantian tahun’2014 dengan beberapa orang yang didugaTeroris itu mencoba mengepung mereka yang bersembunyi di dalam sebuah rumah kontrakan di Gang H Hasan, Jalan KH Dewantoro, RT/ RW 04/07, Kelurahan Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, pada malam pergantian tahun 2014  para anggota Densus 88, terus waspada dalam pengepungan,  “drama” penggerebekan itu berakhir setelah dalam waktu 13 jam  Densus’88 dapat melumpukan mereka dengan menembak mati 5 orang yang didugaTeroris tsb (1/1/2014), setelah malam sebelumnya menembak mati 1 orang di antara mereka, serta seorang terduga lainnya ditangkap dalam kondisi hidup.

Apa yang telah dilakukan dan rencanakan oleh para terduga Teroris itu sangatlah bertentangan dengan ajaran agama apapun, namun yang sangat disayangkan para terduga Teroris itu menggunakan label Islam dengan alasan jihad fisabilillah, entah berangkat dari ketidak mengertian atau pemahaman yang dangkal sehingga mereka begitu mudahnya memaknai arti  jihad dengan membunuh manusia dengan cara melakukan pemBOMan di sana sini, dan yang sangat mengherankan lagi rumah ibadah seperti, gereja, vihara dan bahkan masjid mereka BOM…!!!.

Siapa mereka sebenarnya….?.
Apakah mereka murni memperjuangkan apa yang dipahaminya…?, atau hanya sekelompok orang yang kecewa terhadap sistem pemerintahan yang dianggapnya tidak sesuai dengan ideologi yang mereka pahami, atau memang mereka bagian dari satu rencana/skenario besar untuk membuat kekacauan dengan menciptakan permusuhan di antara sesama umat beragama di Indonesia, dan mereka hanya  para pelaksana/operator lapangan yang dengan sukarela mau menjadi martil , bisa jadi tidak menyadari bahwa doktrin-doktrin yang di dapat selama ini mempunyai tujuan yang sama sekali berbeda dengan apa yang mereka cita-citakan.

Kepiawaian para aktor intelektual dibalik semua skenario besar sudah barang tentu mempunyai tujuan memecah belah kerukunan umat beragama di Indonesia, yang selama ini dapat terjaga dengan baik, dan umat Islam di Indonesia sebagai umat yang mayoritas tentunya menjadi target dalam konspirasi yang bertujuan memecah belah ini, baik dengan umat beragama yang lain maupun dengan umat Islam itu sendiri.
Hanya saja semua itu tidak mudah untuk di buktikan karena ini teori konspirasi yang tentunya erat terkait dengan operasi-operasi inteligen.

Kita masih ingat bagaimana, BOM meledak di enam gereja di Jakarta pada malam natal tahun 2000.

Tentu kita pun belum lupa bagaimana bom di Mesjid Istiqlal tahun 1998-1999 dan di Mesjid Agung Yogyakarta tahun 2000, serta ditemukannya bom rakitan di dalam Masjid Sang Cipta Rasa, Kasepuhan, Cirebon, Sabtu (27/2/2010).

Beberapa waktu lalu Ledakan bom terjadi di Vihara Ekayana Graha, Jl Mangga II, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dan kini,
Anton alias Septi (25), terduga teroris itu di tangkap aparat di Jawa Tengah, tepatnya di Banyu Mas pada Senin (30/12/2013), adalah pelaku atau eksekutor yang menyimpan BOM di Vihara Ekayana, yang terjadi beberapa bulan yang lalu.

Selain tempat ibadah, tercatat ada beberapa tempat hiburan di Bali thn’2002, hotel JW Mariott thn’2003 dan gedung kedutaan besar Australia thn’2004, ada juga di beberapa wilayah di Jakarta dan Depok.

Berita yang simpang siur dan pendapat para pengamat Teroris serta para ahli dunia inteljen pun, sering tampil di telivisi memberikan analisa-analisa dari berbagai sudut pandang dan bahkan ada pendapat dari pelaku yang sudah sadar. para jurnalis dan banyak lagi,  masing-masing dari pengamat itu  mempunyai sudut pandang sendiri.

Yang harus di luruskan adalah tindakan yang telah dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga Teroris ini, adalah… ” melakukan pemboman yang berakibat hilangnya nyawa manusia , bukan perintah dari satu ajaran agama manapun” , agama Islampun mengutuk hal ini karena Islam adalah rahmat bagi manusia semesta alam.

Karena berita yang selalu di gembar gemborkan seolah-olah ini dilakukan oleh orang-orang Islam garis keras… atau radikal…atau extrim kanan… Jamaah Islamiah… dan macam-macam lagi.

Motivasi sekelompok orang yang di duga Teroris ini pun tidak konsisten,”awalnya isu menegakkan negara yang bedasarkan agama, lalu beralih kesasaran orang-orang amerika dan Australia yang disebutnya kafir, dan yang baru-baru ini beralih ke rasa solidaritas pembantaian terhadap umat Islam yang terus berlangsung di Myanmar”.

               bom teroris

Dari uraian di atas, semoga kita dapat menilai suatu kejadian secara obyektif dengan memahaminya secara meyeluruh, dan tidak mudah terprovokasi, lalu dengan gampang mengatakan yang melakukan pemboman itu adalah orang Islam hanya karena mereka berjenggot, menggunakan gamis, dan nama-nama yang berbu arab, serta selalu menjadikan kata Jihad, sebgai justifikasi,…

Jihad dalam Islam adalah sungguh-sungguh, dan Jihad adalah tindakan yang sangat mulia di sisi ALLAH SWT, berkorban jiwa raga dan harta demi keridhoan Allah semata, tidak membunuh seenak-enaknya, tidak melakukan perang jika kita tdak diperangi, “La Ikroha fi’diin, tidak ada paksaan dalam Islam…”.

Lakum diinukum wal ya’din…”agamaku untukku dan agama’mu untukmu, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak akan meyembah apa yang aku sembah”.

Hal di atas sudah sangat gamblang…. didalam Islam, tidak ada paksaan dan saling menghargai dengan tidak mencampuri urusan keyakinan juga dalam beribadah.

Jihad adalah perintah Allah SWT, yang sangat luhur dan terpuji di sisi Allah, namun apa yang melatar belakangi dan niat untuk melakukannya, itu yang harus dipahami secara benar.

aa.stop teroris

Tinggalkan komentar

Filed under opini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s